Raker XII Presentasi Tamu Kehormatan [Revisi]

Welcome 2112!!

Selamat datang di Rapat Kerja ke 12 Perguruan Tinggi Raharja 21 Desember 2015.

Presentasi ini menjelaskan perubahan maha dahsyat apa yang akan terjadi di sepanjang tahun 2016.

Dunia akan dibanjiri oleh data!

Tahukah kamu bahwa jumlah data yang terkumpul di tahun 2015 ini, lebih banyak dari data yang terkumpul sepanjang 5000 tahun peradaban manusia.

Phenomena luar biasa seperti ini telah dibuktikan oleh JackMa, sebagai orang terkaya sekaligus pemilik belanja online terbesar di China. Dimana pada 11.11 ketika hari jomblo sedunia digelar, dia mampu membuktikan hanya dalam kurun waktu 6 jam, dia mampu mengalahkan penjualan alibaba sepanjang tahun. Luar biasa bukan?

Haruskah kita berubah mengikuti perkembangan zaman? Jawabannya HARUS. Raharja adalah kampus IT, Raharja tidak akan membiarkan dunia berubah dan mengikutinya. Tapi Raharja harus berubah dan dunia mengikutinya.

Melihat bahwa Dikti sudah berubah menjadi serba online dengan adanya 034 online, jabatan fungsional dosen online, sertifikasi dosen online dsbnya. Bahkan disekitar pun banyak yang telah dilakukan secara online, diantaranya pemesanan ticket kereta api, pesawat, dan hotel. Selain itu adanya belanja online seperti lazada, buka lapak dan tokopedia. Lalu ada pula transportasi online seperti GrabBike, Gojek dan Uber Taxi yang sangat populer. Rasanya malu kalo Raharja masih cuma gitu gitu aja, sebab Raharja itu kampus IT yang memiliki nama besar di Tangerang. Harus ada revolusi mental sehingga siap untuk berubah mengikuti perkembangan zaman. So, siapkah untuk berubah?

Kembali bertanya, perubahan maha dahsyat apakah yang akan terjadi di dunia tahun 2016 nanti? Jawaban sang dunia adalah iOT. (internet Of Things), dimana dunia akan menyimpan data besar besaran. Mulai dari arloji yang akan mengirim data setiap menit tentang kesehatan pasien ke dokternya. Jutaan cctv di seluruh kota besar di dunia yang akan mengirim data untuk dianalisa. Seluruh perangkat elektronik rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, lampu dan TV pun akan mengirim data. Dari setiap kendaraan akan mengirim data, dan setiap binatang kesayangan akan mengirim data. Tidak bisa dibayangkan lagi, sebanyak apa jumlah data yang akan terekam di tahun 2016 nanti. Percayalah, bahwa di akhir tahun 2016 nanti,  semuanya akan sama-sama mengatakan bahwa data yang terekam sepanjang 2016 menjadi 1000x lipat dibandingkan data yang terekam sepanjang 5000 tahun peradaban manusia. Is it possible.

Survey membuktikan, bahwa di tahun pertama mahasiswa belajar IT, jika di tahun ketiga masih belum lulus juga, maka apa yang dia pelajari sudah ketinggalan zaman. Lalu tantangannya adalah, bagaimana caranya bisa mempelajari sesuatu yang berguna untuk masa yang akan datang? Jawabannya bisa ditemui melalui The World Next Big Thing is iOT (internet Of Things). Pertanyaan selanjutnya adalah: Apakah dunia ini siap untuk iOT? Dan pertanyaan yang lebih menarik adalah: Apakah Raharja siap untuk iOT? Hendra Yoyo akan membantu memecahkan pertanyaan-pertanyaan itu. (3MT Yoyo)

Semunya butuh perubahan untuk menjadi lebih baik. Disini, ada 3 komponen perubahan. Pertama, manajemen Perguruan Tinggi Raharja sebagai Agent of Change (atau agen perubahan). Kedua, civitas pribadi raharja sebagai subject of change. Dan yang terakhir kebiasaan, ketentuan serta perangkat kerja sebagai object of change.

Sekarang.. kita akan menyaksikan sejarah dimana manajemen perguruan tinggi raharja telah melakukan perubahan, katanya mahasiswa tidak lagi harus ngantri di box sis, tapi sudah bisa melakukan batal tambah kelas dimana saja, kapan saja, dan menggunakan apa saja. Yang ditunggu tunggu, OJRS+. (3MT Khanna)

Sepertinya tidak akan pernah puas sampai disitu saja. Jika mahasiswanya sudah nyaman, pastinya dosen juga mau nyaman. Dosen tidak akan mau lagi bolak balik untuk mengisi nilai secara manual. Bahkan nilai yang ditulis di dalam kertas, pada saat di pindahkan ke komputer juga bisa saja salah ketik, salah lihat baris, dsbnya. Sudah terdengar gosip-gosip, katanya ada perubahan baru yang dinanti, yang namanya…Pen+ (3MT Ai)

Perjuangan penyelesaian thesis yang gigih. Mereka semua bertekad, saling susul menyusul dan tidak mau ketinggalan, bahwa bagaimana caranya agar dapat membuktikan penyelesaian thesis dengan implementasi nyata, yaitu hasil karya thesis yang dapat berguna dan terbukti siap pakai oleh manajemen perguruan tinggi raharja. Perjuangan ini belum selesai, yuk kita sama sama memberi support, agar dapat memberi hasil yang secara signifikan bermanfaat untuk semuanya, juga sekaligus menjadi mercu suar tentang kualitas atau mutu lulusan Magister Teknik Informatika (MTI) Perguruan Tinggi Raharja.

Lalu bagaimana dengan kelancaran sidang? Adanya SK Direktur No 351 yang sampai sekarang masih sulit ditegakkan di lapangan karena variasi dosen pembimbing dan penguji yang majemuk. Bagaimana kecanggihan information technology perguruan tinggi raharja bisa membantu kelancaran proses penilaian mutu jurnal pada mahasiswa yang menghadapi sidang akhir kelulusan. Yang ditunggu tunggu yaitu Pessta+ (3MT Indri).

Adanya SiS+ merekam seluruh data dan kegiatan pribadi raharja. Setiap kali adanya tamu penting seperti assesor ISO atau BAN (standar 5.4.1 tentang pembimbing akademik), Raharja selalu memamerkan kebolehan IT yang dimiliki sehingga mereka pun takjub karena layanan serta bimbingan akademik tercatat rapih dan terekam.

Terlihat disini bahwa akademik telah melayani mahasiswa sebanyak 4947 konsultasi, yang diantaranya Khanna Tiara tercatat sebagai pelaksana konsultasi terbanyak terhitung dengan jumlah sebanyak 982 konsultasi. B Azizah tercatat sebagai kajur yang paling rajin menjalani konsultasi ini sebanyak 292 konsultasi. Ada juga yang kurang misalnya, sudah 4 bulan lebih tidak tercatat melayani mahasiswa, karena terakhir catatan layanannya kepada mahasiswa adalah tanggal 6 July 2015. Kedepannya, kita semua ingin menjadi suatu kesatuan untuk membuktikan sebagai perguruan tinggi yang memiliki pelayanan mahasiswa yang paling baik diseluruh tanah air Indonesia.

Pada saat bicara tentang pelayanan, tidak mungkin bisa luput dari pelayanan keuangan mahasiswa. Hampir seluruh perguruan tinggi sudah tidak ada lagi kasir, tapi melakukan pembayaran online. Raharja tidak mau ketinggalan, yang ditunggu tunggu telah tiba. Virtual Account Raharja (3MT Tuti)

Civitas Pribadi Raharja, sebagai komunitas perguruan tinggi yang tangguh di tanah air Indonesia, tidak diragukan lagi untuk membentangkan sayap, siap menyongsong era big data. Demonstrasi ini membuktikan, Pribadi Raharja mempunyai semangat yang tinggi, untuk bersama sama mewujudkan Raharja (Arti Raharja adalah sejahtera)

Terima kasih.

Leave a Reply